Jumat, 24 Oktober 2014

BAGAIMANA CARA KU MEMANDANG LAKI_LAKI


Laki-laki memang selalu menjadi daya tarik bagi wanita. Tapi tidak mungkin semuanya menarik. Ada beberapa cara wanita memandang laki-laki. Apalagi saat awal-awal bertemu, tidak kenal. Kita pasti tidak tahu kepribadiannya bagaimana. Tapi, untuk sementara kita bisa menilainya dari penampilan fisik atau bagaimana pertemuan awal itu terjadi:

1.      Gaya Rambutnya

Rambut itu menjadi mascot atau symbol kepribadian seseorang dan mampu mewakili suasana hatinya. Aku suka laki-laki berponi. Poni samping. Orang berponi menandakan kalau dia itu ramah dan siap menerima apa yang di depannya. Apalagi saat dia mengibaskan poninya. Wawww… Aku Terpana. Aura dia akan semakin terpancar indah dan penuh fatamorgana. Orang yang berwajah imut pasti berponi. Selain itu, suasana hangat pun juga terpancar. Rambut ini akan selalu menghiasi raut wajah sang laki-laki. Bagaimana dia memperhatikan dan menunjukkan dirinya kepada orang lain.

Gaya poni artis idolaku adalah Rayn Wijaya (Pemain Manusia Harimau), Jordhy Virga (Cakep-Cakep Sakti), Justin Bieber di Album Myword.

Namun demikian, laki-laki dengan gaya rambut yang lain pun tidak kalah menarik. Gaya rambut cool ala jabrik atau jambul ayam juga tak kalah keren. Asalkan tidak digundul. Jangan lupa beri aksen berdiri pada rambut, sehingga akan kelihatan lebih cool.

Gaya artis dengan rambut ini adalah Justin Bieber dalam Vclip Beauty and A Beat, Boy William. Ih Total bangets coolnya.

*Rambut adalah senjata utama untuk pertemuan awal.

2.      Berpakaian

Pakaian menjadi style yang tak pernah lekang oleh waktu. Ya iyalah. Manusia beragam, maka cara berpakaian mereka dalam menentukan berpakaian pun ada banyak. Bahkan aneh-aneh. Aku gak suka orang yang berpakaian formal. Aku suka yang santai, bahkan urak-urakan. Aku gak suka laki-laki pakai jas hitam atau semacam almamater. Aku suka dia yang pakai kaos atau pakai kemeja, pakai sepatu kets. Dan jam tangan bagian kanan. Keren abis n total bangets kan.

3.      Cara Memandang

Kalau melakukan pembicaraan, jangan lupa memandang. Karena dengan memandang, isi pembicaraan akan lebih mudah dimengerti. Lebih jelas kepada siapa dia bicara. Gerakan bibir akan mempengaruhi bagaimana dia mengungkapkan isi hati dan menjadi tanda jawaban yang harus ku berikan. Cara memandang menunjukkan daya akomodasi matanya, apakah dia menatapmu dengan maksimal atau dia. Intinya adalah untuk menunjukkan kekuatan daya tarik dia terhadapmu. Untuk menentukan apakah dia ingin aku menanggapinya atau hanya ingin aku mendengarkan ceritanya saja.

Aku gak suka kalau hanya dijadikan sebagai pendengar meskipun jika dalam keadaan demikian aku tidak bias menolak. Aku lebih suka diajak bicara serius diiringi becanda biar gak kaku, tapi tetap ada komunikasi dua arah yang proporsional serta memberikan kesempatan berbicara.

 

 
*) Karena untuk menilai kepribadiantidak dapat dilakuakan dalam waktu singkat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar